ESTER MERYANA Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, membuka pasar murah yang diadakan di halaman parkir Kemendag, Jakarta, Kamis (18/8/2011). JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar murah merupakan salah satu kebijakan pemerintah di sektor perdagangan dalam rangka menjaga ketersedian bahan pokok, khususnya pada masa Lebaran.
"Beberapa upaya yang dilakukan Kementerian Perdagangan adalah dengan melakukan operasi pasar, kampanye konsumen cerdas dan pasar murah di wilayah-wilayah yang memiliki disparitas harga bahan pokok yang tinggi," ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, di Jakarta, Kamis ( 18/8/2011 ).
Sebagai wujud nyata upaya tersebut, Kementerian Perdagangan pun mengadakan kegiatan pasar murah, yang akan berlangsung selama dua hari ( 18-19 Agustus 2011 ), di lapangan parkir Kemendag.
Menurut Mari, tahun ini pasar murah sedikit berbeda dengan penyatuan tempat penjualan antara produk pangan dan non pangan. Ada 90 peserta yang mengikuti kegiatan pasar murah tahun ini.
Produk pun bervariasi mulai dari komoditas pangan, seperti minyak goreng, daging sapi, hingga telur ayam. Peritel modern, seperti Carrefour, Giant, Alfamart, Superindo, Hypermart, Indomaret, dan Circle K juga turut hadir dalam memberikan paket sembako (sembilan bahan pokok) murah.
Atas keikutsertaan peritel modern tersebut, ia pun mengucapkan terima kasih. Tidak luput juga, ia memberikan terima kasih atas dukungan dari sejumlah asosiasi, diantaranya Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia), AIMMI (Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia), dan Aprisindo (Asosiasi Persepatuan Indonesia), dalam pasar murah tahun ini.
Selain produk pangan, pasar murah juga menyediakan produk pakaian hingga alas kaki.
View the original article here
Tidak ada komentar:
Posting Komentar