Kategori

Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Thanksgiving, Harga Minyak Sempat Tembus 100 Dollar AS

Written By Catatan Humla on Selasa, 29 November 2011 | 12.09

NEW YORK, KOMPAS.com — Harga minyak mentah naik dan sempat menembus level 100 dollar AS pada perdagangan pasar di New York, Senin (28/11/2011) waktu setempat, karena adanya kenaikan penjualan ritel bahan bakar mencapai rekor di Amerika Serikat pada hari Thanksgiving pekan lalu.

Menurut National Retail Federation, konsumen AS menghabiskan 52,4 miliar dollar AS pada akhir pekan lalu. Sedangkan, menurut perusahaan riset di Virginia, pada hari Black Friday, 25 November, penjualan minyak melalui situs naik 26 persen menjadi 816 juta dollar AS. Dan, penjualan naik 18 persen menjadi 479 juta dollar AS pada hari Thanksgiving.

Sementara itu, kenaikan harga minyak juga dipacu oleh berita yang tertulis di harian Welt am Sonntag bahwa Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Nicholas Sarkozy berencana untuk membentuk sebuah pakta stabilitas. "Investor mengambil (informasi) apa pun yang memberikan sinyal ke mana arah perekonomian dan angka penjualan ritel (pun) sangat positif," ujar Chris Barber, analis senior Energy Security Analysis Inc, di Wakefield, Massachusetts, Senin waktu setempat. Barber pun menyebutkan, ada sedikit optimisme bahwa Eropa akan menemukan jalan keluar dari krisis. Hal ini serupa dengan pandangan Direktur BNP Paribas Prime Brokerage Inc, Tom Bentz. "Kita tampaknya harus membangun optimisme akan Eropa," ujar Tom.

Selain itu, kata dia, kondisi minyak terdorong oleh angka penjualan ritel yang naik dan kekhawatiran akan Iran dan wilayah sekitarnya.

Harga  minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari naik 1,44  dollar AS menjadi 98,21 dollar AS per barrel, sebelumnya melompat ke posisi 100,74 dollar AS. Ini pertama kalinya minyak mentah berjangka melewati angka 100 dollar AS sejak 18 November 2011.

Adapun minyak Brent untuk penetapan Januari naik 2,60 dollar AS, atau 2,4 persen, menjadi 109 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe Exchange di London. Posisi harga kontrak Eropa premium terhadap minyak New York kini menjadi 10,79 dollar AS.


View the original article here

12.09 | 0 komentar | Read More

Thanksgiving Buat Bursa AS Kembali Bergairah

NEW YORK, KOMPAS.com — Pasar saham Amerika Serikat kembali bergairah pada perdagangan Senin (28/11/2011) waktu setempat, dengan indeks utama didorong oleh petunjuk bahwa para pemimpin Eropa mungkin memiliki rencana untuk mengakhiri  krisis utang yang telah lama berjalan di benua itu.

"Saham melonjak di tengah spekulasi bahwa para pemimpin Eropa membahas sebuah kesepakatan di mana negara-negara anggota zona euro akan berkomitmen untuk melakukan disiplin anggaran ketat tanpa menunggu perubahan perjanjian," kata Scott Marcouiller dari Wells Fargo Advisors.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,59 persen, atau 291,23 poin, menjadi mencapai 11.523,01 dalam penutupan perdagangan. Sementara di tengah salah satu hari tersibuk dalam setahun untuk penjualan online, indeks Nasdaq naik 3,52 persen (85,83) menjadi 2.527,34.

Indeks S&P 500 naik 2,92 persen (33,88 poin) menjadi 1.192,55, didorong antara lain oleh ekspektasi yang biasanya  perdagangan cerah pada "Cyber Monday" sesuai dengan pengaruh liburan pekan lalu dalam penjualan di toko-toko.

National Retail Federation menyatakan, warga Amerika mengabaikan kesuraman ekonomi untuk menghabiskan rekor 52,4 miliar dollar AS selama hari Thanksgiving akhir pekan.

"Penjualan selama libur panjang akhir pekan naik 16 persen dari tahun lalu, menandai jumlah dollar AS terbesar yang pernah dihabiskan selama periode 'Black Friday', awal tidak resmi dari musim belanja Natal," kata NRF.

"Wall Street sedang berupaya menyingkirkan kekalahan pekan lalu," kata Karee Venema dari Schaeffer Investment Research. Untuk diketahui saja, pada pekan lalu Dow kehilangan 4,8 persen.

Perusahaan mineral, pertambangan, dan manufaktur tampaknya diuntungkan dari "rally" Senin. Saham Alcoa dan Caterpillar naik 4,7 persen, sedangkan Hewlett-Packard dan Chevron keduanya naik sangat kuat.


View the original article here

12.01 | 0 komentar | Read More

Bank Dunia Pinjamkan 400 Juta Dollar AS

Written By Catatan Humla on Minggu, 27 November 2011 | 11.26

WASHINGTON, KOMPAS.com - Bank Dunia menyatakan akan terus mendukung program reformasi pemerintah Indonesia yang telah berhasil dilakukan selama 7 tahun terakhir. Sebagai salah satu bentuk dukungannya, Bank Dunia setuju untuk memberikan pinjaman Kebijakan Pembangunan Kedelapan (DPL-8) senilai 400 juta dollar AS.

Pinjaman ini akan digabungkan ke anggaran negara. Pinjaman bertujuan untuk mendukung tiga prioritas reformasi yakni memperbaiki iklim investasi, memperbaiki pengelolaan anggaran publik, dan menugrangi angka kemiskinan.

"Pencapaian Indonesia dalam menciptakan stabilitas makroekonomi dan politik selama sepuluh tahun terakhir sungguh luar biasa. Pencapaian Indonesia dalam memajukan reformasi kelembagaan patut kita dukung terus melalui program pinjaman DPL ini," kata Stefan Koeberle, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (23/11/2011).

Menurut Stefan, target-target yang ingin dicapai dengan pinjaman DPL-8 ini sejalan dengan prioritas-prioritas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2010-2014. Ia pun yakin pemerintah mampu mencapai target tersebut.

Dalam memperbaiki iklim investasi, pinjaman ini akan mendukung sebuah tim khusus yang telah dibentuk dalam Kementerian Perdagangan. Tim ini akan membuat langkah- langkah non-tarif secara transparan dan konsisten dengan perjanjian-perjanjian perdagangan internasional. Tim pun harus memastikan sejumlah langkah itu dapat mencapai tujuannya.

Sementara pada pengelolaan anggaran publik, kucuran dana Bank Dunia ini akan membantu, salah satunya, terbentuknya prosedur dalam mengajukan dan meneliti inisiatif baru. Dana ini juga mendukung semua lembaga negara yang bertugas menjalani program anti-kemiskinan yang diharuskan memakai database penerima manfaat yang sama.


View the original article here

11.26 | 0 komentar | Read More

IHSG Dibuka Menguat Tipis

JAKARTA, KOMPAS.com- Mengawali perdagangan setelah libur sehari, Kamis (18/8/2011), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis 11 poin atau sekitar 0,30 persen di level 3.965,01. Indeks dibuka di posisi 3.953,83; sedikit lebih tinggi dari penutupan Selasa lalu di level 3.953,28.

Lima menit setelah perdagangan berjalan, IHSG cenderung semakit menguat. IHSG kembali mendekati level 4.000 dengan berada di level 3.984,11 atau naik 30,83 poin (sekitar 0,78 persen).

Penguatan indeks ini terjadi di tengah penurunan sejumlah bursa di tingkat regional pagi ini. Indeks Nikkei 225 turun 0,44 persen, sementara indeks Kospi turun 1,12 persen. Indeks dow Jones ditutup relative flat pada tadi malam naik 4,28 poin atau 0,04 persen, sementara Bursa Eropa ditutup melemah akibat gagalnya pertemuan Franco-German meyakinkan investor terhadap penanganan krisis utang eropa. Indeks FTSE turun 0,49 persen.

Analis Semesta Indovest Muhamad Sugiarto mengatakan, bursa Indonesia hari ini akan kembali konsolidasi dengan potensi terjadinya aksi ambil untung. Pergerakan akan banyak didominasi oleh saham-saham lapis dua. "Walaupun demikian, investor dapat melakukan strategy buy on weakness jika terjadi koreksi pada saham-saham bluechip mengingat tren IHSG masih menguat," kata Sugiarto.


View the original article here

11.01 | 0 komentar | Read More

Si Kaya di Indonesia Bertambah, Hatta Minta tak Lupakan Jumlah Si Miskin

Written By Catatan Humla on Jumat, 25 November 2011 | 19.05

Si Kaya di Indonesia Bertambah, Hatta Minta tak Lupakan Jumlah Si Miskin Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Hatta Rajasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majalah Forbes merilis daftar 40 orang kaya di Indonesia. Dari daftar tersebut terdapat sejumlah nama baru yang sebelumnya tidak masuk didalamnya.

Menurut Forbes, nilai kekayaan dari 40 orang terkaya Indonesia mencapai 85 miliar dolar AS, naik 19 persen dibanding tahun lalu 71 miliar dolar AS.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengingatkan  meski jumlah orang kaya di Indonesia bertambah, tetapi masih banyak masyarakat yang tergolong miskin.  Untuk itu, perekonomian hendaknya tidak hanya dikuasai oleh segelintir orang tetapi juga semakin banyak masyarakat yang menikmatinya.

"Kita bersyukur ada yang kaya, tapi kita ingin juga banyak rakyat kita yang menikmatinya,"ujar Hatta, di Kantor Presiden, Jumat (25/11). 

Jumlah masyarakat kelas menengah baru yang naik, kata Hatta, mencapai sembilan juta orang. Kenaikan itu disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang meningkat.

Namun jumlah masyarakat miskin tidaklah sedikit. Karena itu menurut Hatta upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya dipikul oleh pemerintah saja, tetapi semua pihak.


View the original article here

19.05 | 0 komentar | Read More

Tahun Depan, Ekspor Rotan Dilarang Total

REPUBLIKA.CO.ID, Aturan khusus ekspor rotan Indonesia baru diterapkan setelah Peraturan Menteri Perindustrian dan Peraturan Menteri Kehutanan dikeluarkan. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Deddy Saleh, Jumat (25/11) mengatakan, Peraturan Menteri Perdagangan ini akan rencananya akan ditandangani tanggal 30 November 2011, dan mulai berlaku tanggal 1 Januari 2012.
Dengan demikian, menurut Deddy masih ada waktu satu bulan bagi eksportir untuk mengekspor rotan asal Indonesia ke berbagai negara.   Lagipula, ujar Deddy saat ini kuota ekspor sudah dikeluarkan Kementerian Perdagangan,  sehingga tidak ada alasan untuk tak bisa mengekspor selama bulan Desember.
Selain itu, tambah Deddy, ke depan pihaknya akan benar-benar melarang seluruh ekspor rotan, baik rotan asalan maupun rotan jadi. Pelarangan secara keseluruhan dilakukan, menurut Deddy, agar tidak ada atau minimal menimalisir penyeludupan.
Penyebabnya, menurut Deddy, jika rotan budidaya tetap diperbolehkan untuk diekspr, maka akan sulit mengontrolnya. Karena bisa saja, ujar Deddy, ketika rotan budidaya diekspor, rotan asalan diseludupkan didalamnya. ‘’Jadi ya sekalian dilarang semua,’’ tutur Deddy,
View the original article here
18.48 | 0 komentar | Read More

Pemerintah Didesak Segera Realisasikan BBM Bersubsidi untuk Kereta Api

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  DPR mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan subsidi BBM bagi kereta api. Anggota Panja Kereta Api Komisi V DPR, Sigit Sosiantomo, menilai subsidi BBM justru akan mengurangi beban subsidi pemerintah bagi kendaraan pribadi. “Sudah berulang kali saya minta agar permeintah memberikan subsidi BBM pada kereta api,” katanya, Selasa (22/11).

Sebab, kereta api seperti kereta komuter penumpang memiliki kapasitas yang lebih besar untuk menampung penumpang. Dengan kapasitas dua rangkaian kereta api saja sudah setara dengan 30 bis besar.

Lebih ekstrim lagi, lanjutnya, jika dibandingkan dengan mobil pribadi, maka dua rangkaian kereta api tadi setara dengan sekitar 800 mobil pribadi yang rata-rata hanya berisi 1-7 penumpang. “Ironisnya, mobil pribadi yang menyumbangkan kemacetan dan membuat kota kurang produktif ini justru menikmati BBM bersubsidi,” kata politisi Fraksi PKS ini.

Menurut dia, target penurunan beban subsidi BBM pemerintah justru dapat tercapai dengan meningkatkan kapasitas kereta api, baik untuk penumpang maupun barang. Maka, seharusnya PT KAI justru diberikan insentif atas kontribusinya.

Subsidi kepada kereta api dinilao\inya bisa membantu pemerintah dalam mencapai batasan subsidi 38 juta KL BBM pada 2012 yang akan datang. “Karena itu, tidak ada alasan lagi bagi pemerintah untuk menunda pemberian BBM bersubsidi bagi Kereta api”, kata Sigit.


View the original article here

13.39 | 0 komentar | Read More

Pendapatan Lewat Cukai Rokok Capai Rp65 Triliun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah mencatat adanya setoran penerimaan sebesar Rp 65 triliun dari cukai rokok sejak Januari hingga 15 November 2011. Jumlah tersebut merupakan 95 persen dari penerimaan cukai yang sudah terkumpul Rp 68,075 triliun. Sisanya Rp 3,075 triliun dari cukai minuman beralkohol.

Hal itu disampaikan Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu Agung Kuswandono dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR, Rabu (23/11). "Faktor yang mendorong peningkatan penerimaan cukai antara lain kenaikan tarif cukai tembakau mulai Januari 2011," kata Agung.

Total penerimaan bea dan cukai sampai 15 November 2011 mencapai Rp 112 triliun. Jumlah tersebut sudah 97,41 persen dari target yang tercantum dalam APBN Perubahan 2011 yang jumlahnya Rp 115 triliun. Pemerintah masih punya satu bulan untuk memenuhi target.

Pada 2012, pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) memutuskan untuk menaikkan cukai rokok sebesar 15 persen. "Sudah (ditandatangani PMK). Kita sudah bicarakan ini dengan semua pihak, kita sudah konsultasi dengan DPR, kita putuskan untuk ada kenaikan cukai," kata Menkeu Agus Martowardojo, Senin (21/11) malam.


View the original article here

13.39 | 0 komentar | Read More

Produksi Minyak BP Migas Tak Capai Target

JAKARTA - Produksi minyak Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi masih di bawah target. Dari target yang ditentukan pemerintah, 945 ribu barel ekuivalen per hari, BP Migas baru bisa memproduksi minyak sebesar 904 ribu barel ekuivalen per hari.

Menurut Wakil Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu BP Migas, Hardiono, pihaknya memang menghadapi sejumlah persoalan. "

Selama 10 tahun terakhir ada permasalahan teknis dan non teknis dalam produksi minyak mentah dan gas," katanya dalam acara Simposium BP Migas: Perbankan Nasional, Penyedia Barang/Jasa di Industri Hulu Migas, Kamis (24/11).

Ia menuturkan selama ini sebenarnya dari sisi penerimaan, BP Migas selalu berhasil mencapai target."Tapi dari sisi volume minyak kita belum mencapai target meski dalam empat tahun terakhir volume produksi minyak mulai membaik," jelasnya.

Karenanya ke depan produksi bakal semakin ditingkatkan. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang fokus pada Indonesia Barat, ia berujar ke depan, BP Migas akan lebih meningkatkan produksi di kawasan Indonesia Timur.


View the original article here

13.15 | 0 komentar | Read More

Sudah Setujui Subsidi BBM untuk Kereta Api, Janji Menkeu Ditagih

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pada Oktober lalu, Menteri Keuangan, Agus Martowardojo menyetujui dalam rapat kerja dengan DPR untuk mengalihkan sebagian subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke kereta api. Karena itu, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk menunda realisasi janjinya sekaligus menjelaskan kebijakan tersebut kepada publik

Anggota Komisi V DPR, Yudi Widiana Adia menegaskan pada saat rapat dengan Menkeu, kesepakatan tersebut sudah ada. “Saat itu kami mendesak Menkeu untuk memberi subsidi bagi angkutan kereta api dan ia sudah setuju. Sayangnya belum ada realisasi konkret,” lanjut Yudi, Rabu (23/11).

Apalagi, ada tuntutan dan ancaman dari para serikat pekerja PT KAI untuk melakukan aksi mogok kerja pada 6 Desember selama tiga jam. Serikat pekerja itu tidak akan menjalankan perjalanan kereta api penumpang dan barang di Jawa dan Sumatera pada saat aksi itu dilakukan.

“Aksi mogok kerja itu jelas akan mengganggu kegiatan masyarakat. Maka, pemerintah sebaiknya segera membuka dialog dengan serikat pekerja PT KAI agar membatalkan rencana itu,” katanya. Tentu saja, dialog itu harus dibarengi dengan realisasi dari janji pemerintah untuk memberi subsidi BBM bagi angkutan kereta.

Yudi juga menyayangkan ketidakseriusan pemerintah untuk memprioritaskan pengembangan transportasi massal atau angkutan publik. Padahal, dengan pengembangan transportasi publik selain menguntungkan bagi warga pengguna juga bakal berdampak pada kondisi kemacetan lalu lintas.


View the original article here

13.06 | 0 komentar | Read More

Rupiah Turun Tipis

Written By Catatan Humla on Kamis, 24 November 2011 | 17.56

KOMPAS/RIZA FATHONI Pedagang mata uang asing menanti calon pembeli di kawasan Kwitang, Jakarta.
JAKARTA, KOMPAS.com  - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS antarbank di Jakarta Kamis (18/8/2011) pagi melemah tipis sebesar lima poin menjadi Rp 8.525 per dollar AS dibanding hari sebelumnya Rp 8.520.
Analis Monex Investindo Futures, Johanes Ginting di Jakarta, Kamis mengatakan, meski bergerak melemah nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar AS pada Kamis pagi dalam posisi yang stabil. "Rupiah akan kembali dalam tren penguatan dipicu dari dana asing yang akan kembali masuk ke dalam negeri. Beberapa investor asing mulai membeli kembali obligasi pemerintah dengan tenor 20 tahun dan di atas itu," kata dia.
Ia menambahkan, investor asing mulai masuk ke dalam obligasi pemerintah dan mencatatkan kenaikkan sekitar 23 persen itu akan membuat pergerakkan mata uang dalam negeri stabil terhadap dollar AS.
Ia mengatakan, fundamental ekonomi dalam negeri yang baik akan memicu dana asing yang masuk akan deras sehingga membuat mata uang rupiah akan bergerak stabil. "Fundamental ekonomi Indonesia yang positif menahan koreksi rupiah lebih dalam terhadap dollar AS," ujar dia.      Ia menambahkan, mata uang Asia yang juga dalam posisi kuat terhadap dollar AS akan menambah sentimen positif bagi mata uang lokal untuk bergerak menguat. "Tren pekan ini rupiah masuk dalam tren penguatan, kalaupun terkoreksi tidak akan signifikan," ucap dia.
Ia mengatakan, saat ini pasar negara berkembang termasuk Indonesia telah menjadi sumber pertumbuhan dan kesempatan bagi investor sebagai tempat berinvestasi.
Ia menambahkan, kondisi itu akan membuat pertumbuhan di negara berkembang terus meningkat meski masih dibayangi sentimen negatif dari negara-negara maju seperti AS dan beberapa negara Eropa yang masih dilanda krisis. "Hilangnya kepercayaan terhadap kepemimpinan ekonomi di negara-negara kunci seperti AS dan Eropa dapat dijadikan kesempatan bagi negara berkembang termasuk Indonesia untuk menarik investor untuk menempatkan dananya," kata dia.
View the original article here
17.56 | 0 komentar | Read More

Sejumlah Ritel Modern Dukung Pasar Murah

ESTER MERYANA Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, membuka pasar murah yang diadakan di halaman parkir Kemendag, Jakarta, Kamis (18/8/2011).
JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar murah merupakan salah satu kebijakan pemerintah di sektor perdagangan dalam rangka menjaga ketersedian bahan pokok, khususnya pada masa Lebaran.
"Beberapa upaya yang dilakukan Kementerian Perdagangan adalah dengan melakukan operasi pasar, kampanye konsumen cerdas dan pasar murah di wilayah-wilayah yang memiliki disparitas harga bahan pokok yang tinggi," ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, di Jakarta, Kamis ( 18/8/2011 ).
Sebagai wujud nyata upaya tersebut, Kementerian Perdagangan pun mengadakan kegiatan pasar murah, yang akan berlangsung selama dua hari ( 18-19 Agustus 2011 ), di lapangan parkir Kemendag.
Menurut Mari, tahun ini pasar murah sedikit berbeda dengan penyatuan tempat penjualan antara produk pangan dan non pangan. Ada 90 peserta yang mengikuti kegiatan pasar murah tahun ini.
Produk pun bervariasi mulai dari komoditas pangan, seperti minyak goreng, daging sapi, hingga telur ayam. Peritel modern, seperti Carrefour, Giant, Alfamart, Superindo, Hypermart, Indomaret, dan Circle K juga turut hadir dalam memberikan paket sembako (sembilan bahan pokok) murah.
Atas keikutsertaan peritel modern tersebut, ia pun mengucapkan terima kasih. Tidak luput juga, ia memberikan terima kasih atas dukungan dari sejumlah asosiasi, diantaranya Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia), AIMMI (Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia), dan Aprisindo (Asosiasi Persepatuan Indonesia), dalam pasar murah tahun ini.
Selain produk pangan, pasar murah juga menyediakan produk pakaian hingga alas kaki.
View the original article here
17.44 | 0 komentar | Read More

Susi Air Akan Beli 33 Pesawat

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Penumpang menaiki pesawat Cessna 208 Caravan milik Susi Air di Bandara Eltari Kupang untuk menuju Larantuka, Flores Timur, NTT, Kamis (21/4/2011). Pesawat berbadan kecil menjadi transportasi udara yang sangat penting di NTT, karena mampu menjangkau antarpulau dengan cepat.

JAKARTA, KOMPAS.com — PT ASI Pudjiastuti Aviation atau Susi Air bakal terus melakukan ekspansi di industri penerbangan. Susi Air pun sudah menyiapkan dana 300 juta dollar AS untuk membeli 33 pesawat lagi.
"Kami akan menambah 33 pesawat lagi sampai tiga tahun mendatang. Total nilai investasi yang disiapkan mencapai 200 juta dollar AS sampai 300 juta dollar AS," kata CEO Susi Air, Susi Pudjiastuti, Rabu (23/11/2011).
Susi mengungkapkan, jumlah dana untuk membeli pesawat itu didapat dari pinjaman perbankan. Namun, kalaupun itu tidak didapat, pihaknya bakal menerbitkan obligasi. "Kalau tidak, kita akan mencari private investor," katanya.
Sejauh ini, total armada yang dimiliki Susi Air sebanyak 47 pesawat. Armada itu terdiri dari pesawat jenis Cessna ataupun helikopter. Menurutnya, industri penerbangan, khususnya untuk perintis, masih sangat memiliki potensi besar. Pasalnya, luas wilayah Indonesia yang besar menjadi peluang tersendiri bagi bisnis penerbangan.
Meski demikian, Susi mengaku cukup berat menjalankan bisnis di industri penerbangan perintis. Pasalnya, kondisi medan untuk penerbangan perintis terbilang sulit. Sebut saja, setahun terakhir ini sudah dua kali pesawat Susi Air jatuh di Papua. Terakhir, pesawat jenis Cessna Grand Caravan menabrak gunung di Sugapa, Intan Jaya, Papua.
"Saya sempat ingin menyerah. Penerbangan di sana selalu membuat khawatir. Apalagi, ditambah dengan kondisi cuacanya dengan kabut tebal," katanya.
Namun, desakan warga setempat yang sangat terbantu dengan adanya penerbangan ke daerah tersebut membuat Susi kembali bersemangat. "Kalau tidak terbang, bupati di sana pada turun. Mereka bilang daerahnya gelap," katanya.
Selain berencana menambah jumlah pesawatnya, Susi kini pun mulai merancang sekolah pilot. Lokasinya nanti berada di Pangandaran. Susi menargetkan pada Maret 2012 mendatang sekolahnya sudah mulai bisa jalan. "Kita sekarang on the way sambil menunggu izin keluar untuk sekolah pilot ini," jelasnya.
Khusus untuk pengembangan sekolah pilot, Susi mengaku sudah menyiapkan enam pesawat latih. "Kami menargetkan tahun pertama sekolah bisa menjaring 20 sampai 60 murid," katanya.
Menurut Susi, kebutuhan pilot untuk industri penerbangan sangat tinggi. Sekurangnya, kebutuhan pilot tiap tahun mencapai 1.300 orang. Namun sayang, sejauh ini kebutuhan pilot banyak diisi oleh pilot asing. Di Susi Air saja, dari 160 pilot yang dimiliki, hanya tiga orang yang berasal dari lokal. "Kebanyakan pilot-pilot yang sekarang masih belajar sudah diambil oleh maskapai-maskapai penerbangan besar. Makanya, saya merintis sekolah pilot," katanya.
KONTAN
View the original article here
12.26 | 0 komentar | Read More