JAKARTA - Produksi minyak Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi masih di bawah target. Dari target yang ditentukan pemerintah, 945 ribu barel ekuivalen per hari, BP Migas baru bisa memproduksi minyak sebesar 904 ribu barel ekuivalen per hari.
Menurut Wakil Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu BP Migas, Hardiono, pihaknya memang menghadapi sejumlah persoalan. "
Selama 10 tahun terakhir ada permasalahan teknis dan non teknis dalam produksi minyak mentah dan gas," katanya dalam acara Simposium BP Migas: Perbankan Nasional, Penyedia Barang/Jasa di Industri Hulu Migas, Kamis (24/11).
Ia menuturkan selama ini sebenarnya dari sisi penerimaan, BP Migas selalu berhasil mencapai target."Tapi dari sisi volume minyak kita belum mencapai target meski dalam empat tahun terakhir volume produksi minyak mulai membaik," jelasnya.
Karenanya ke depan produksi bakal semakin ditingkatkan. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang fokus pada Indonesia Barat, ia berujar ke depan, BP Migas akan lebih meningkatkan produksi di kawasan Indonesia Timur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar